Pemain Naturalisasi Pertama Indonesia yang Terlupakan
Timnas Indonesia sudah banyak menaturalisasi pemain, tapi pemain naturalisasi pertama ini sering dilupakan.

Sumber: Dok. De Volksrant
Bukan Cristian “El Loco” Gonzales yang jadi pemain naturalisasi pertama Indonesia, melainkan Arnold van der Vin. Itu terjadi pada tahun 1950-an.
Van der Vin lahir pada 1924 di Semarang saat masa Hindia Belanda. Sebagai seorang Indo-European atau keturunan Eropa yang lahir di Hindia Belanda, Van der Vin sangat dekat dengan budaya sepak bola Eropa. Dengan tinggi badan mencapai 194 cm, Van der Vin adalah kiper tangguh dari Hindia Belanda.
Naturalisasi Van der Vin sendiri cukup pelik. Bukan karena prosesnya, melainkan regulasi soal status kewarganegaraan.
Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 1945 dan perang yang mengikutinya menciptakan situasi yang sulit bagi komunitas Indo-Eropa.
Setelah Konferensi Meja Bundar pada 1949, orang-orang keturunan Belanda diberi pilihan atau hak opsi: Menjadi WNI atau warga negara Belanda. Dan Van der Vin sendiri mengambil keputusan yang tidak populer saat itu: Menjadi Warga Negara Indonesia.
Pilihan itu Van der Vin ambil bukan karena karier sepak bola, melainkan rasa cinta kepada Indonesia, tanah kelahirannya. Maka, penyematan pemain naturalisasi kepada Van der Vin sempat menjadi perbincangan dan perdebatan, sebelum pada akhir penyematan itu tepat dan sesuai.
Karenanya, label pemain naturalisasi pertama Indonesia akan abadi pada sosok Van der Vin yang pernah menjadi kiper Indonesia dan berlaga melawan raksasa dunia, seperti Uni Soviet di Olimpiade Melbourne 1956.
Artikel Terkait

Labirin Aturan Handball: Buat Tersesat Mereka yang Gak Tahu

Nyuci dan Ngerawat Jersi Itu Tricky

Bagaimana Superkomputar Buat Prediksi di Sepak Bola?

Emang Kenapa Kalau BUMD Jadi Sponsor Klub?
Komentar (0)
Bagikan pendapat Anda. Komentar yang sopan akan kami tampilkan.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!



