Dunia Akan Melihat Argentina vs Inggris
Dunia butuh pertandingan klasik dengan rivalitas panjang dan panas. Semifinal Piala Dunia 2026 akan menyajikan itu.

Sumber: ig/@england
Maaf Erling Haaland, bukan merendahkan kualitas sebagai salah satu daya gedor kelas wahid di pentas sepak bola dunia. Haaland sudah melaju jauh di Piala Dunia 2026. Itu merekam secara jelas kualitasnya.
Tapi, dunia ingin dan akan melihat sesuatu yang lebih gila dan penuh drama ketimbang bersinarnya seorang Haaland. Laga klasik yang menjadi nilai lebih Piala Dunia 2026.
Bukan laga Jerman-Belanda atau Argentina-Brasil yang sudah menyajikan begitu panjang rivalitas ikonik, melainkan Inggris-Argentina yang akan penuh dengan rivalitas, sejarah, drama, dan cerita abadi.
Tidak perlu diperdebatkan lagi duel dua negara raksasa sepak bola dunia ini. Mereka akan memberikan pertandingan dashyat yang mungkin saja akan menjadi duel paling ikonik di Piala Dunia 2026.
Ada banyak faktor kenapa dunia menanti laga ini. Bukan hanya soal siapa yang lebih layak masuk final, tetapi cerita besar yang tidak pernah terlupakan.
Sejarah Panjang
Argentina dan Inggris pertama kali bertemu di piala dunia 1962. Inggris berhasil menang 3-1. Total mereka sudah bertemu lima kali. Inggris menang tiga kali dan Argentina dua kali.
Tapi momen panas mulai tersaji sejak perempat final piala dunia 1986. Dua gol Maradona. Satu melalui tangan dan satu melalui solo run dari tengah lapangan. Dua gol terbaik sepanjang masa Piala Dunia. Dua gol dari sang legenda itu membuat Inggris terlempar dengan rasa sakit mendalam.
Mereka kembali bertemu di fase 16 besar piala dunia 1998 Prancis. Kali ini nama besar David Beckham menjadi pusat berita. Kartu merahnya, menendang kaki Simeone dengan sengaja menjadi kambing hitam kekalahan Inggris. Walaupun Beckham berhasil membalasnya di Piala Dunia 2002 dengan mencetak gol penentu melalui titik putih. Rasanya dosa empat tahun sebelumnya sampe kapanpun tidak bisa terobati.
Di Piala Dunia 1998, wonderkid Inggris Micheal Owen mencuri perhatian, mencetak salah satu gol terbaik. Sejarah panjang dan melibatkan legenda-legenda sepak bola dunia akan membuat laga Argentina vs Inggris sangat dinantikan. Dunia butuh drama lain di lapangan.
Bertemu di Fase Penting
Argentina dan Inggris bertemu di babak semi final. Tensi akan lebih tinggi dibanding pertemuan mereka di Piala Dunia sebelumnya.
Lima pertemuan dua raksasa sepak bola dunia ini paling tinggi tersaji di fase perempat final. Di fase yang lebih rendah dari semi final saja tensi pertandingan selalu dipenuhi intrik-intrik, drama panas dan momen-momen ikonik.
Bisa dibayangkan apa yang akan terjadi sekarang.
Dua Fans Penuh Dominasi
Rivalitas fans Argentina dan Inggris berakar dari ketegangan politik perang Falkland (1982). Intensitas tinggi di setiap pertemuan kedua negara akan memicu akar kebencian antardua pendukung fanatik tersebut.
Inggris sudah terkenal dengan Hooligan-nya. Kelompok supporter yang tidak pernah takut dengan apapun. Di manapun kejuaraan internasional, mereka garda terdepan dalam mendukung Timnas Inggris.
Ricuh membuat onar hingga vandalisme hal lumrah yang sering dilakukan Hooligan Timnas Inggris. Sebelas dua belas, pendukung fanatik Argetina sama-sama sering berulah.
Fanatisme rivalitas antara Boca Junior dan River Plate sudah menggambarkan fanatisme pendukung Timnas Argentina berada di level berbeda.
Pendukung Argentina sudah meminta bertemu dengan timnas Inggris sejak di fase gruo. Mereka terus menyuarakan yel-yel intimidasi. Bagi mereka juara tanpa mengalahkan timnas Inggris terasa kurang sempurna.
Pemain Saling Kenal
Lima pemain inti timnas Argentina; Enzo Fernandez (Chelsea), Alexis Mac Allister (Liverpool), Christian Romero (Tottenham Hotspur), Lisandro Martinez (Manchester United), Emiliano Martinez (Aston Villa), dan Julian Alvarez yang pernah mengantarkan Manchester City meraih treble winner di musim 2023.
Pengalaman para pemain merumput di pentas Liga Inggris menjadi nilai tambah bagi timnas Argentina. Para bintang tersebut siap menjadi faktor penting argentina dalam upaya meraih back to back Champions.
Berada di kultur sepakbola yang sama. Tentu saja duel ini sarat akan taktik yang berbeda. Para punggawa Argentina yang bermain di liga inggris, tentu akan memberikan kejutan untuk mengecoh pemain Inggris yang sudah hapal gaya bermain mereka.
Kini, Lionel Messi dan Harry kane akan memimpin dua kubu memasuki Medan perang. Tangga semi-final piala dunia bukan fase sembarangan. Banyak pemain top yang kesulitan mencapai titik ini.
Kita hanya bersiap, untuk menjadi saksi hidup momen ikonik dan drama panas yang bakalan terjadi bila memang semi-final idaman ini terwujud.
Artikel Terkait
Komentar (0)
Bagikan pendapat Anda. Komentar yang sopan akan kami tampilkan.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!







